Harus dimana lagi ku sandarkan malam ku selain di bentangan sajadahMu
Mencium setiap jengkalnya dan membasuh setiap seratnya
Dengan air mata di pagi buta
Namun itu tak cukup membuktikan bahwa aku cinta padaMu
Kau menjatuhkan egoku diatas sajadah pengakuan
Kau menjadikan ku pendongeng tentang perasaanku sendiri
Ku memberitahu mu
Hal-hal yang telah jKau pahami
Semata-mata hanya untuk
Menenangkang hatiku
Apakah perasaan memang seperti ini?
Mengayomi tanpa peduli
Lalu menjatuhkan sakit sekali
Bolehkah aku berlindung
Dari siksaMu yang satu ini?
Aku tak ingin mencintainya
Melebihi cintaku padaMu
Aku ingin mencintainya
Dalam diam ku
Tak apa jika aku bersua dengannya dalam mimpiku
Namun satu hal
Biarkan aku lupa kala mata ku terbuka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar