Sebelumnya aku tak paham
Tentang bagaimana langit begitu menenangkan
Birunya begitu mendamaikan
Aku pun belum paham
Mengapa pelangi begitu yakin
Dalam perbedaan
Perbedaan yang memanjakan pandangan
Hingga suatu sore
Kau mendatangiku
Dengan nada-nadamu
Kau memperkenalkan dirimu
Dari sana aku belum sepenuhnya paham
Karna hatiku dungu untuk orang asing sepertimu
Nadamu tetap konsisten
Membaca narasi cerita
Di depan mataku
Harapmu pahamku bersamaku
Aku adalah orang yang bisa tersungkur dengan nada
Itu rahasia
Namun kau telah mengoyaknya
Kau kuasai telingaku
Merambatkan nadamu menuju benda yang paling ku jaga
Aku tak bisa menyerahkannya begitu saja
Jadi tunggulah disana
Dan buat aku percaya
Arin
Malang, 9 Juni 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar