Sabtu, 26 Juli 2014

Kami Bahagia

Mawar di matanya
Tak menjadi mawar di hatinya
Mentari di kepalanya
Tak menjadi mentari di pikirannya

Hanya keindahan yang ia tau
Hanya kasih yang ia pahami
Sekalipun hitam warnanya
Tetap putih jika di hatinya

Entahlah
Tercipta dari apakah orang itu
Mungkin ia lebih mulia dari bentukan air
Mungkin ia lebih terpilih dari jajaran pilihan

Entahlah
Ia membuat segalanya berharga
Meski tak pernah ia menyebut nominalnya
Ia membuat segalanya berarti
Meski 20 detik ia memahami

Entahlah
Bahagia
Itu yang kami rasa

Kediri 26 Juli 2014
Penghujung Ramadhan.

Sabtu, 19 Juli 2014

Hanya I Love You

Duhai,,
Ini hanyalah sebuah pencarian
Pencarian mengenai lenkap dan tidak lengkap

Sahdu,,
Ini hanyalah sebuah perjalanan
Dalam proses pencarian yang panjang

Damai,,
Ini hanya masalah tempat
Rahasia terbaik yang tertuliskan

Sendu,,
Ini hanya masalah nama
Antara kamu dan dia
Nama terbaik dalam sabdaNya

Cinta,,
Ini hanyalah sebuah tulang
Engkau adalah rusuknya
Dia adalah punggungnya
Takdir adalah jalannya

Hati,,
Kuatkah engkau?
Dunia tak selalu menepati janji
Kau slalu paham tentang itu

Sayang,,
I love you

Kediri 19 Juli 2014

Rabu, 16 Juli 2014

Pecandu Bahagia

Aku paham benar jika ku teruskan
Aku bisa lupa bernafas
Aku paham sekali
Jika ku terus disini
Jantung ku tak kan pernah normal lagi

Tapi bagaimana aku bisa berhenti?
Engkau seperti morfin
Perlahan merusakku
Kerusakan yang indah
Kerusakan sebagai anugrah

Lalu bagaimana aku bisa pergi?
Aku seorang pecandu
Mencanduimu, itu pekerjaanku
Melawan setiap efeknya
Berdiri dengan gemetar hanya untuk masuk ke dalam matamu

Lalu bagaimana aku bisa lupa?
Kini malam menjadi rambutmu
Bintang menjadi matamu
Angin menjadi nafasmu
Duniaku menjadi kamu

Apa yang harus ku lakukan?
Aku terlalu menyayangi keadaan ini
Aku juga sangat menyayangi takdir ini

Jadi ku mohon
Biarkan aku disini, berdiri di kedalaman matamu
Tinggal jauh di lubuk hatimu
Sebagai seorang pecandu
Biarkan saja
Karna aku bahagia.

Kediri, 17 Juli 2014

Selasa, 08 Juli 2014

Meski Ku Tahu

Kini,,, dalam barisan doa ku
Ada namamu yang mengekor di belakang
Aku tak lagi lupa ejaannya
Aku menyerukannya
Dan berharap Tuhan meng-iyakan rintihanku

Meski aku tahu
Engkau adalah ketidakpastian
Meski aku tahu
Kau bukan ahli penepat janji
Meski aku tahu
Harapan sering kali tk jujur

Tapi aku tahu
Jika kau tak menyebutku dalam sujudmu
Mungkin jauh disana
Ada seseorang yang slalu menyertakan namaku dalam doanya

Malang, 8 Juli 2014