Rabu, 16 Juli 2014

Pecandu Bahagia

Aku paham benar jika ku teruskan
Aku bisa lupa bernafas
Aku paham sekali
Jika ku terus disini
Jantung ku tak kan pernah normal lagi

Tapi bagaimana aku bisa berhenti?
Engkau seperti morfin
Perlahan merusakku
Kerusakan yang indah
Kerusakan sebagai anugrah

Lalu bagaimana aku bisa pergi?
Aku seorang pecandu
Mencanduimu, itu pekerjaanku
Melawan setiap efeknya
Berdiri dengan gemetar hanya untuk masuk ke dalam matamu

Lalu bagaimana aku bisa lupa?
Kini malam menjadi rambutmu
Bintang menjadi matamu
Angin menjadi nafasmu
Duniaku menjadi kamu

Apa yang harus ku lakukan?
Aku terlalu menyayangi keadaan ini
Aku juga sangat menyayangi takdir ini

Jadi ku mohon
Biarkan aku disini, berdiri di kedalaman matamu
Tinggal jauh di lubuk hatimu
Sebagai seorang pecandu
Biarkan saja
Karna aku bahagia.

Kediri, 17 Juli 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar