Jumat, 03 Januari 2014

Terlalu Dini

Dalam pekat ku terdiam
Membayangkan keindahan fajar
Kesegaran yang menggantung
Tak kunjung pergi hingga ayam terbangun

Senja kali ini berjalan tergesa-gesa
Mengajak malam untuk menyimpulkan keindahan
Mengajak bintang berdiri tanpa bulan
Meyakinkan segepok hati tentang kekuatan

Malam ini bertalu dengan sendu
Mengajak menyentuh luka
Luka yang belum sepenuhnya kering
Terlalu dini untuk membuka perban
Terlalu dini untuk berkata sembuh

Luka ini
Membuka mulutnya, menertawakan kecerobohan
Dan menutup mata dengan kemenangan


Rabu, 01 Januari 2014

Genggaman

selalu saja
entah pagi yang menghadang
malam yang menerjang 
tetap saja urusan hati tiada bandingan

kali ini
matahari baru saja membuka kelopak mata
bumi menggelayut mnaja di pelukannya
sungguh manis pemandangan pagi ini

tak begitu dengan hati yang ku genggam
semakin kuat jemariku terkait
semakin kuat ia membuka penjaranya

apa yang harus dilakukan?
mulutnya mulai berteriak
ingin menyapa masa lalu

bodoh memang...
dan dia tidak beranjak
tetap tenang
tetap senang