Selasa, 29 Januari 2013

Hilangnya Awan Kemarin

kemarin ketika mataku mulai lahir
sebentuk awan tetap disana
menggantung tak bertuan, sendirian

waktu terus berjalan
seperti biasanya, awan itu tetap sama
senyumnya bersahabat
langkahnya bersahabat
kehidupannya pun bersahabat

namun hari ini
ketika mataku mulai bangun
tak ku lihat awan bergantung dikelopak langit
entah apa yang membuatnya pergi
mataku hanya berperan sebagai mata
tak pernah lebih
karna kelebihan itu tak nyata

2 komentar: