Aku bertemu denganmu lagi
Kau ada bersamaku
Namun namamu
Bukan nama yang dulu
Aku tetap berdiri di balik punggungmu
Memeluk harap seraya berdoa
Ku mohon jaga simpul ini
Baju putihmu
Potongan rambutmu
Selalu itu yang kau perlihatkan
Maukah kau datang kembali?
Dapatkah kau tinggal lebih lama lagi?
Hanya dalam mimpi
Saat takdir tak siap dengan kita
Datanglah kehadapanku
Saat takdir setuju dengan kita
Aku mengingatmu seperti orang bodoh
Aku perlu menjadi pandai karna aku punya Tuhan
Kau harap ingatanmu
Pernah menjadi bodoh
Karna aku
Lalu menjadi pandai karna Tuhan mu
Kau,,, berdoalah
Ku tunggu disana.
Kediri, 19 Februari 2015