Bintang malam dengan kegundahannyaDan mentari siang dengan keegoisannya
Disetiap berputarnya galaksi bima
Bintang mengeryip rindu
Melonjak kecil
Berharap ia dapat mengintip mentari
Lonjakan dan udara yang menyertainya
Turut memberikan kekuatan utnuk bertahan
Terhadap waktu
Terhadap ruang
Terhadap takdir
Dan terhadap hati
Ingin sekali ia bertanya pada mentari
Pernahkah kau mencoba melihat ku?
Atau pernah kah kau sedikit mendengar tentang ku?
Pertanyaan yang ia sendiri tak tega untuk mengucapkan
Hingga ruang tak seperti ruang
Hingga takdir menghimpit tubuhnya
Pertanyaan itu hanya menjadi angan
Tak kunjung datang dan ia terus merasa kesakitan