Sebiru langit pagi ini
Kenangan membeku dengan kuat
Membuat mata enggan beristirahat
Teringat celoteh riang seorang anak
Anak dalam tubuh dewasa akhir
Begitu renyah suaranya
Akan terasa lapar bagi siapa saja yang mendengarnya
Waktu takbisa memastikan
Kapan suara itu akan terdengar lagi
Langit tak bisa menggambarkan
Kapan kebersamaan itu akan tercipta kembali
Bintang tak berani mengernyip
Kapan bahagia itu berdendang lagi
Walaupun begitu
Biarkan helaan nafas kita sendiri
Yang mengingat indahnya
Yang mengingat kehangatannya
Yang melukiskan kegembiraanya
Yang mengekalkan kenangan kita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar