entah pagi yang menghadang
malam yang menerjang
tetap saja urusan hati tiada bandingan
kali ini
matahari baru saja membuka kelopak mata
bumi menggelayut mnaja di pelukannya
sungguh manis pemandangan pagi ini
tak begitu dengan hati yang ku genggam
semakin kuat jemariku terkait
semakin kuat ia membuka penjaranya
apa yang harus dilakukan?
mulutnya mulai berteriak
ingin menyapa masa lalu
bodoh memang...
dan dia tidak beranjak
tetap tenang
tetap senang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar