Sabtu, 26 Juli 2014

Kami Bahagia

Mawar di matanya
Tak menjadi mawar di hatinya
Mentari di kepalanya
Tak menjadi mentari di pikirannya

Hanya keindahan yang ia tau
Hanya kasih yang ia pahami
Sekalipun hitam warnanya
Tetap putih jika di hatinya

Entahlah
Tercipta dari apakah orang itu
Mungkin ia lebih mulia dari bentukan air
Mungkin ia lebih terpilih dari jajaran pilihan

Entahlah
Ia membuat segalanya berharga
Meski tak pernah ia menyebut nominalnya
Ia membuat segalanya berarti
Meski 20 detik ia memahami

Entahlah
Bahagia
Itu yang kami rasa

Kediri 26 Juli 2014
Penghujung Ramadhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar