Jika saja langit menyibakkan bayang mu
Kan ku rekam seperdetik yang terjadi
Jika saja kau disini dengan ku
Kan ku telan rasa damai
Hingga ku yakin tak merindu mu
Sebegitu dalamnya semua ini
Hingga tempurung bumi pun
Tak sanggup memeluknya
Kaki rapuh dari kayu lapuk
Terjatuh lunglai tak bernyawa
Ku dapati sebingkah hatimu disana
Tersenyum pada bibir merah jambu
Tak ku lihat ola matamu
yang sejajar dengan ku
dan garis waktu mentakdirkannya
untuk terpaku pada nafas
selain aku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar