Kala hujan turut mendinginkan hatiku
Kau datang dengan payung biru mu
Sapaan mu adalah petir bagiku
Entah sebagai melodi
Atau malah sebagai caci
Aku rasakan badai yang kau persembahkan
Dipenghujung akhir bulan
Mengingat mu
Seakan bertambah dingin hati ku
Merindukan mu
Seakan aku kehilangan waktu
Bayang mu bagaikan malam
Aku berada di sudut terjauh mu
Tak mungkin kau kenali
Dan tak mungkin kau mengerti
Arti senyum ku adalah tangis
Arti hangat ku adalah sakit
Ku rasakan kau terasing dari nirwana
Dan aku tau
Kau tak mengenal cinta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar