Menjaga sebuah villa yang kosong bukan hal mudah
Memerangi ilalang yang tumbuh semaunya bukanlah mudah
Menjaga agar lukisan itu tetap ditempatnya pun bukanlah hal yang mudah
Ketika kau datang
Melangkah masuk membuka pintu tua itu
Apa yang kau rasakan?
Bisakah kau merasakan sebuah penyambutan?
Dan kukira kau terlalu sombong untuk merasakan
Datang dan berjalan sesukamu
Keluar sesukamu
Tanpa kau memberikan sentuhan mu
Bagaimana dengan pintu itu?
Ia terus terbuka
Tak peduli kapanpun ia tak pernah menutupnya
Hingga suatu pagi ia terbangun dari sihir
Menjerat lehernya dan menukik tajam dalam pikirannya
Selama ini
Begitu bodohnya ia
Tak pernah ia ketahui
Sekuntum mawar bersandar dikakinya
Menunggu kerlingan mata dan sisa senyumnya
Dilihatnya mawar itu
Tulus dan tak bersyarat
Dipetiknya mawar itu
Dijadikanlah mawar itu kunci dari sebuah pintu
Pintu yang kini tak kenal dirimu
Pintu yang kadang mnyesali pemetikan itu
Namun ia akan lebih menyesal jika saja ia terus membuka pintu tua
Hanya untuk drakula yang terpunahkan masa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar