Ini kisah tentang setitik malam
Bercahaya dalam kesendirian
Berteman kesepian
Mencoba untuk lepas
Lepas dari akar pepohonan
Pada titik itu
Dia memulai suatu perjalanan
Tanpa dia tau
Nadinya akan terasa amat sakit
Pada dentang itu,
Dia bercengkrama
Diliputi cemas ia tersenyum
Diliputi harap ia berkata
Kemudian,, terbukalah surga
Surga terindah yang peernah ada
Dia terlena diddalamnya
Hingga detik itu,, dia terpejam
Sesuatu tercekik
Datang dari ucapannya
Ucapan yang diharapkan
Menyembuhkan, namun mematikan
Dan ketika itu
Hati dan nadinya putus
Dan ketika itu pula
Dia malam menangis
@kamar kos q,, 1 des 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar